Squid Game Season 2, Sekuel paling ditunggu yang mengecewakan

Menjadi salah satu serial Netflix yang paling banyak ditonton, Squid Game (2021) begitu menarik perhatian dengan premis dan jalan cerita yang unik. Dengan antusiasme di serial pertama, Squid Game tahun ini akhirnya merilis sekuel keduanya dengan melanjutkan kisah Seong Gi-Hun (Lee Jung-jae) setelah ia mendapatkan hadiah kemenangannya pada Squid Game pertama.

Pada Squid Game 2, Gi-hun kembali dengan dendam yang dibawanya. Ia tidak menggunakan uang kemenangannya untuk melanjutkan hidup, melainkan kembali bergabung dengan permainan ini dan mencoba menghentikan siapapun yang ada dibelakangnya.
Dibantu Hwang Jun-ho (Wi Ha-jun) dan Jong-bae (Lee Seo-hwan) yang muncul lagi di sekuel ini, Gi-hun mencoba mengungkapkan identitas The Front Man (Lee Byung-soon).
Squid Game Season 2 memiliki 7 episode dengan durasi per episode sekitar 40-80 menit. Dimulai dengan menceritakan kehidupan Gi-hun yang anonim, sekuel ini terkesan tidak ingin terburu buru menampilkan permainan-permainannya.

Gi-hun yang dihantui oleh bayang-bayang para pemain dan rekan-rekannya di serial pertama, selalu merasa gelisah dan melakukan berbagai cara untuk menemukan otak dari permainan ini.
Memulai rencana aksinya dengan cukup baik, apakah Gi-hun berhasil membalaskan dendamnya?
Karakter baru dan isu yang lebih kompleks
Dalam sekuel ini, background dari beberapa para karakter baru ditampilkan cukup banyak, hingga penonton bisa memahami penyebab mereka akhirnya mengikuti permainan ini.

Tidak hanya rakyat jelata, bahkan beberapa karakter baru memiliki pekerjaan yang cukup baik dengan jabatan atau popularitas tinggi. Sehingga membuat cerita dalam serial ini semakin menarik.
Terlihat juga beberapa karakter yang berhubungan satu sama lain seperti mantan kekasih, ibu dan anak, bahkan sahabat, yang mendramatisir cerita dengan haru. Beberapa isu sosial juga terlihat (selain judi online dan hutang) di sekuel ini dengan diceritakannya latar belakang para karakter seiring episode.
Beberapa contohnya adalah star syndrome, diskriminasi, bullying, drug gender stereotype, hingga ketidakbecusan polisi dalam memecahkan sebuah kasus. Melihat begitu beragamnya isu yang dibawa, tentu sekuel ini menjadi lebih kompleks dan tidak berfokus pada hanya tantangan permainan saja.

Beberapa pemain baru seperti Yim Si-Wan (Lee Myung-gi), T.O.P (Thanos), Park Sung-hoon (Cho HYun-ju), Kang Ae-shim (Jang Geum-ja), Jo Yuri (Kim Jun-Hee),
Park Gyu-young (Kang No-Eul), dan lainnya menampilkan performa yang tidak kalah menarik dari pemain lamanya. Karakter yang mereka perankan memiliki kisah-kisah yang juga menjadi isu dalam season kedua ini, namun tetap tidak menghilangkan isu utamanya tentang konflik kelas dan betapa mudahnya orang terlena dengan kekayaan.
Karakter utama yang kurang berkembang
Dilihat dari bagaimana menegangkan dan “mimpi buruk”nya season pertama, tentu kita mengharapkan sang karakter utama, Gi-hun, bisa lebih bijak dan lebih memperhatikan yang ada di sekelilingnya.
Banyak detail yang sebetulnya bisa ia perhatikan dan pelajari pada permainan kedua yang ia ikuti ini, meskipun sebenarnya hal inilah yang membuat Squid Game 2 menjadi lebih menarik dan “menyebalkan”.

Meskipun begitu, keberanian dan rasa kepahlawanan Gi-hun cukup mendominasi di sekuel ini. Menggunakan seluruh uang kemenangannya untuk menghentikan The Front Man, apakah ia akan berhasil?
Jembatan menuju season tiga
Bagi sebagian orang, akhir di season kedua ini memang mengecewakan dan sangat menggantung. Namun sebenarnya, sebelum season kedua ini dirilis, sang produser sekaligus pencipta serial ini menuturkan bahwa ending Squid Game ada pada season ketiganya.
Dengan begitu, season kedua ini tentu hanya sebagai pembuka atau awal dari klimaks yang akan terjadi selanjutnya, mengingat lambatnya cerita dan terlalu banyaknya latar belakang pemain yang diceritakan.

Jika dibandingkan dengan season pertama yang berfokus pada strategi bertahan hidup dan persahabatan yang begitu intens dan emosional, di season kedua ini mungkin akan sedikit membosankan karena alur yang cukup lambat dan tidak banyak aksi.
Meski begitu, ada permainan baru yang cukup menegangkan dan membuat beberapa momen dalam episode menjadi cukup tegang. Seperti pada serial pertamanya, permainan-permainan ini adalah permainan anak anak yang sederhana namun bertaruh nyawa.
Secara keseluruhan, Squid Game Season 2 tidak sepenuhnya menjadi tontonan yang membosankan, hanya saja, ekspektasi para penggemar setelah 3 tahun menunggu tidak begitu terbayarkan mengingat season kedua ini hanya menjadi latar belakang dari season ketiga.

Belum banyak pertanyaan dari season pertama yang dijawab di sini, namun beberapa hal baru seperti kisah para Penjaga sebelum dan setelah bergabung dalam permainan. Dari sini, pembuat Squid Game sepertinya ingin sedikit-sedikit mengenalkan bagaimana para tokoh akhirnya bergabung. Lalu, apakah kisah The Front Man juga akan dijelaskan di season ketiga yang dijadwalkan tayang tahun 2025?





