10 Rekomendasi Film & Series Korea Bertema Zombie yang Wajib Ditonton Sebelum Colony
Kalau ngomongin zombie, Korea Selatan tuh punya resep yang beda. Bukan cuma soal jumpscare dan lari-larian, tapi juga soal keluarga, politik, rasa putus asa, sampai humor absurd yang entah kenapa tetap masuk akal.
Nggak heran sejak ledakan popularitas Train to Busan, K-zombie berkembang ke banyak bentuk: sekolah, kerajaan, apartemen, sampai komedi keluarga yang nyeleneh.
Buat kamu yang lagi cari tontonan zombie Korea buat maraton, daftar ini sengaja aku bikin campur antara film dan series, plus masukin dua judul yang paling relevan sekarang: All of Us Are Dead season 2 dan Colony yang resmi tayang di tahun 2026.
Jadi ini bukan list yang basi, tapi benar-benar enak buat pemanasan sebelum hype Colony makin liar.
1) Colony (2026)

Kalau kamu pengin judul paling baru dan paling panas, ya jelas Colony ada di urutan pertama. Film ini disutradarai Yeon Sang-ho dan mengikuti seorang profesor bioteknologi yang terjebak di gedung konferensi setelah virus bermutasi lepas, lalu para penyintas harus bertahan hidup di ruang tertutup sambil menghadapi infected yang terus berevolusi.
Film ini dibintangi Jun Ji-hyun, Koo Kyo-hwan, Ji Chang-wook, Kim Shin-rok, Shin Hyun-been, dan Go Soo, dengan premiere dunia di Cannes pada 16 Mei 2026 sebelum rilis Korea pada 21 Mei 2026.
Yang bikin Colony langsung menarik adalah skala ancamannya terasa rapat dan sesak: bukan wabah di seluruh kota dari awal, tapi satu gedung tertutup yang perlahan berubah jadi neraka hidup.
Buat penikmat zombie yang suka tensi claustrophobic, mutasi infected yang nggak ketebak, dan vibe survival intens ala Yeon Sang-ho, ini jelas salah satu judul Korea paling wajib dipantau tahun ini.
2) My Daughter Is a Zombie (2025)

Judul ini mungkin yang paling unik di daftar karena datang bukan sebagai horror murni, tapi zombie comedy yang dibungkus drama keluarga. Ceritanya tentang Lee Jung-hwan, ayah tunggal yang membawa putrinya ke kampung halaman ibunya setelah sang anak terinfeksi virus zombie, lalu mati-matian berusaha melindungi dan “melatih” putrinya yang masih menunjukkan sisa-sisa memori manusia.
Film ini resmi rilis pada 30 Juli 2025 dan bahkan jadi salah satu film Korea paling laris pada 2025.
Yang seru dari My Daughter Is a Zombie adalah premisnya terdengar lucu, tapi emosinya ternyata serius. Ini tipe film yang mulai dari konsep absurd; ayah melatih anak zombienya, lalu pelan-pelan berubah jadi kisah soal cinta orang tua, penolakan, dan harapan kecil bahwa “anaknya masih ada di sana.”
Buat yang pengin zombie tapi capek ditakut-takutin terus, film ini kayak comfort food yang aneh tapi nagih.
3) Train to Busan (2016)

Kalau ada satu film yang hampir selalu jadi gerbang masuk ke K-zombie, ya tentu Train to Busan. Film ini mengikuti Seok-woo dan putrinya di atas KTX dari Seoul ke Busan saat wabah zombie tiba-tiba meledak dan menjadikan tiap gerbong sebagai arena bertahan hidup yang makin sempit dan brutal.
Film ini sukses besar, baik secara kritik maupun box office, dan sampai sekarang masih dianggap standar emas zombie Korea modern. Yang bikin film ini nggak pernah tua adalah kombinasi aksi super ngebut dengan emosi yang kena.
Zombie-nya agresif, konfliknya rapat, tapi yang paling ngena justru relasi antarkarakter: ayah-anak, pasangan suami-istri, sampai manusia-manusia egois yang lebih menyeramkan daripada mayat hidup itu sendiri. Kalau kamu belum nonton ini, jujur aja, kamu belum benar-benar masuk ke dunia zombie Korea.
4) Kingdom (2019–2021)

Kingdom adalah bukti bahwa zombie bisa kelihatan elegan, mahal, dan tetap sadis. Series Netflix ini berlatar era Joseon, mengikuti Putra Mahkota Lee Chang yang menyelidiki penyakit misterius sang raja, lalu menemukan wabah undead di tengah intrik politik kerajaan.
Serial ini punya dua musim plus episode spesial Ashin of the North, dan dikenal sebagai original Korea pertama Netflix. Buat yang bosan zombie modern dengan mall, apartemen, dan jalanan kota, Kingdom kasih rasa yang beda total.
Hanbok, pedang, intrik istana, dan wabah yang menyebar di tengah perebutan kuasa bikin serial ini terasa mewah tapi tetap tegang. Ini tipe tontonan yang bisa memuaskan dua sisi sekaligus: fans historical drama dan fans gore survival.
5) All of Us Are Dead (2022–)

Kalau kamu suka vibe remaja, sekolah, dan survival yang bikin napas pendek, All of Us Are Dead wajib ada di daftar. Serial ini fokus pada murid-murid Hyosan High School yang terjebak saat virus zombie menyebar cepat di dalam sekolah, memaksa mereka bertahan hidup sambil menunggu bantuan yang nggak kunjung datang.
Serial ini tayang perdana di Netflix pada 28 Januari 2022 dan sudah diperbarui untuk musim kedua. Yang bikin serial ini enak dibinge adalah campuran coming-of-age dan horornya.
Jadi bukan cuma soal kabur dari zombie, tapi juga tentang bullying, gengsi, cinta anak sekolah, dan keputusan-keputusan tragis yang terasa lebih pahit karena pelakunya masih muda. Buat penonton 15–30-an, serial ini gampang banget bikin, “anjir, kalau gue di situ, gue juga bakal panik.”
6) #Alive (2020)

#Alive mengambil pendekatan yang lebih sederhana tapi relate banget: seorang gamer terjebak sendirian di apartemennya saat Seoul mendadak kacau karena zombie. Dia kehabisan jaringan, makanan, air, dan nyaris akal sehat, sampai akhirnya menemukan penyintas lain di gedung seberang.
Film ini rilis di Korea pada 24 Juni 2020 dan kemudian tayang global lewat Netflix. Daya tarik film ini ada pada rasa isolasinya. Nggak terlalu ramai karakter, nggak terlalu ribet, tapi justru bikin kita ngerasain horor modern: sendirian, keputus internet, dan cuma bisa lihat dunia runtuh dari balik jendela.
Kalau kamu suka survival yang lebih personal dan atmosfer “sendiri di tengah bencana,” #Alive itu pilihan aman dan seru.
7) Happiness (2021)

Meski kadang disebut thriller-infected ketimbang zombie tradisional, Happiness tetap wajib masuk buat fans genre ini. Ceritanya terjadi di masa dekat-depan ketika obat gagal bernama Next memicu Lytta Virus, membuat orang mengalami haus ekstrem, kehilangan kontrol, lalu masuk ke kondisi mirip zombie.
Serial ini tayang pada November – Desember 2021 dan kemudian jadi sleeper hit global setelah masuk platform streaming internasional. Yang bikin Happiness beda adalah fokusnya pada satu kompleks apartemen yang dikarantina.
Jadi ketegangannya bukan cuma dari infected, tapi juga dari penghuni-penghuni gedung yang egois, manipulatif, dan makin berbahaya ketika panik. Ini salah satu serial zombie Korea yang paling “dewasa” secara rasa, karena ancaman manusianya hampir sama ngeselinnya dengan wabahnya.
8) Peninsula (2020)

Peninsula adalah sekuel berdiri sendiri dari Train to Busan yang mengambil latar empat tahun setelah Korea Selatan ambruk. Seorang mantan tentara diminta kembali ke semenanjung untuk mengambil truk berisi uang, tapi tentu saja wilayah itu sekarang dipenuhi zombie, milisi brutal, dan penyintas yang hidupnya sudah jauh dari kata normal.
Kalau Train to Busan itu sempit, emosional, dan rapat, Peninsula lebih besar, lebih liar, dan lebih condong ke action post-apocalypse.
Jadi paling cocok ditonton dengan mindset bahwa ini bukan film pertama lagi, melainkan ekspansi dunia yang lebih gila. Buat yang suka kejar-kejaran kendaraan, dunia runtuh, dan skala chaos yang lebih lebar, film ini tetap seru.
9) Seoul Station (2016)

Banyak yang lupa kalau semesta Train to Busan juga punya prekuel animasi, yaitu Seoul Station. Film dewasa animasi ini memperlihatkan awal wabah zombie di sekitar Seoul Station dan mengikuti Hye-sun, pacarnya, dan ayahnya di malam yang berubah jadi bencana total.
Film ini rilis pada Agustus 2016 dan ditulis sekaligus disutradarai oleh Yeon Sang-ho. Yang bikin Seoul Station menarik adalah nadanya lebih muram dan pahit.
Karena bentuknya animasi, film ini justru lebih leluasa nunjukin betapa kerasnya kota terhadap orang-orang yang dianggap buangan: tunawisma, perempuan rentan, dan mereka yang gampang dilupakan. Jadi ini bukan cuma prekuel zombie, tapi juga kritik sosial yang tajam banget.
10) Newtopia (2025)

Kalau kamu pengin zombie yang lebih campur romansa dan komedi, Newtopia bisa jadi selingan yang segar. Series ini tayang pada Februari–Maret 2025, mengikuti sepasang kekasih yang baru putus lalu berusaha saling menemukan lagi saat wabah zombie mengambil alih Seoul.
Dibintangi Park Jeong-min dan Jisoo, serial ini memang punya tone yang lebih ringan dibanding banyak judul lain di daftar. Daya tarik Newtopia ada di premis “balikan di tengah kiamat” yang kedengarannya absurd tapi cukup menghibur.
Serial ini mungkin nggak seintens Kingdom atau Train to Busan, tapi justru enak kalau kamu lagi mau sesuatu yang tetap berdarah-zombie namun nggak selalu terasa gelap. Cocok buat malam santai ketika pengin undead dengan sedikit rasa rom-com.
Kalau mau urutan nonton yang paling aman, mulai aja dari Train to Busan, lanjut ke Kingdom, terus masuk ke All of Us Are Dead dan #Alive.
Setelah itu baru seru buat eksplor yang lebih aneh atau unik, seperti My Daughter Is a Zombie, Newtopia, sampai akhirnya siap menyambut Colony yang jadi salah satu rilisan zombie Korea paling ditunggu pada Mei 2026.




