Review Series – Percy Jackson And The Olympians (2023)

Percy Jackson And The Olympians musim pertama yang setia pada sumbernya

Rilis perdana di Disney + Hotstar pada 19 Desember 2023 dan berakhir di episode 8 pada 20 Januari 2024, Percy Jackson and The Olympians memulai Season pertamanya dengan cukup baik. 

Berusaha me-reboot dari versi 2 film live-action sebelumnya, Disney menunjuk Jonathan E. Steinberg untuk menjadikan serial ini lebih mengacu pada sumber novel buatan Rick Riordan. 

Syuting serial ini dimulai pada Juni 2022 di Vancouver, British Columbia, dan berakhir pada Februari 2023. Para pemeran utama Walker Scobell, Leah Sava Jeffries, dan Aryan Simhadri memimpin serial musim pertama.

Berkisah tentang seorang anak bernama Percy Jackson (Walker Scobell) yang mengetahui dirinya demigod, anak setengah dewa, yang merupakan keturunan dewa dan manusia. Awalnya Percy tidak percaya, setelah dirinya melihat sendiri monster dalam mitologi Yunani kuno muncul di hadapannya.

Percy Jackson and The Olympians (2023)
Percy (Walker Scobell) – Percy Jackson and The Olympians (2023) | © Disney Plus

Percy dituding mencuri Lightning Bolt milih dewa Zeus, dan terus diserang para makhluk legenda. Percy harus masuk ke camp half-blood / tempat pelatihan khusus anak-anak demigod, bujuk Grover (Aryan Simhadri) satu-satunya teman dekatnya.

Di camp, Percy bergabung dengan Annabeth (Leah Sava Jeffries), dan melakoni misi bersama menemukan Lightning Bolt dan mengembalikannya pada Zeus. Misi itu tidak mudah karena harus berhadapan dengan dewa-dewa besar Yunani seperti Ares (Adam Copeland) dan Hades (Jay Duplass).

Setia pada sumber novelnya

Penyesuaian cerita benar-benar pada jalur tepat, adaptasi lurus dengan buku novelnya. Dari tiap bab yang tergambar, dirangkum dengan 8 episode dengan perjalanan alur hingga akhir babak tidak melebar.

Percy Jackson and The Olympians (2023)
Ares (Adam Copeland) – Percy Jackson and The Olympians (2023) | © Disney Plus

Semua penggemar Percy pun mau tidak mau membandingkan dengan 2 film sebelumnya, yang terbilang terlalu jauh dari sumber bukunya. Musim pertama ini, sebagai pembuka yang bagus, mengenalkan bagaimana mitologi Yunani tetap ada di sekitar dunia modern.

Penggambaran anak-anak demigod menghadapi masalah kecil, yang dapat memicu konflik besar dunia. Anak seumuran 14 tahun harus menanggung beban berat, berhadapan dengan Dewa utama yaitu Zeus.

Misi yang bisa dibilang sangat sulit untuk diemban, bahkan mengharuskan mereka mampir ke Underworld / neraka tempat Hades bertahta. Semua dijelaskan begitu runut, walau agak rumit.

Percy Jackson and The Olympians (2023)
Percy dan Annabeth – Percy Jackson and The Olympians (2023) | © Disney Plus

Para penonton yang tidak membaca bukunya, harus lebih menelaah lebih dalam, karena perbedaan cerita dari film yang rilis di tahun 2010 silam. Lebih mengacu pada novel, perjalanan misi Percy, lebih rumit dengan banyaknya karakter yang muncul.

Pemilihan karakter tidak seimbang

Cast yang sudah sangat kontroversial sejak diumumkan, walaupun kontroversi menurun ketika alur cerita lebih setia pada novelnya. Sayangnya Walker Scobell memimpin laga sendirian.

Kemistri ketiga tokoh sangat kurang terjalin. Karakter Percy seorang bocah polos yang harus mengemban tugas berat, tidak diiringi dengan karakter yang seharusnya menjadi senior dalam dunia demigod dan makhluk Yunani.

Percy terlihat bermain apik sendirian dari ketiganya. Annabeth yang sama sekali tidak menggambarkan versi di buku, cenderung lebih tidak berguna, bahkan cadaan Grover tidak ada yang lucu sepanjang serial.

Percy Jackson and The Olympians (2023)
Annabeth, Grover, Percy – Percy Jackson and The Olympians (2023) | © Disney Plus

Hal ini tidak bisa terlepas dari kita yang akan membandingkan dengan 3 cast sempurna di film Percy Jackson adn The Lightning Thief (2010), yaitu polosnya Percy versi Logan Lerman, ditambah kekonyolan Grover dari Brandon T Jackson, lalu dilengkapi dengan si cantik mempesona Annabeth dari Alexandra Daddario.

Tapi semua ditutup dengan beberapa cast yang apik, seperti Mr. D / Dionysus (Jason Mantzoukas), Ares (Adam Copeland) dan terakhir Poseidon (Toby Stephens). Sisanya karakter asal pilih Disney sangat kontroversial.

Sayangnya karakter Zeus dari mendiang Lance Reddick, mau tidak mau di re-cast. Untuk musim kedua, apakah akan ada perombakan pemain? Atau kekuatan kemistri mereka semakin padu?

Elemen mitologi lebih modern
Percy Jackson and The Olympians (2023)
Percy Jackson and The Olympians (2023) | © Disney Plus

Penggambaran para dewa dan semua hal tentang mitologi Greek atau Yunani, dibuat lebih modern dengan penyesuaian tempat-tempat di Amerika. Khususnya memang latar cerita novel Percy Jackson and The Olympians.

Sebagai penggila mitologi Yunani pasti senang dengan karakter-karakter yang dihidupkan lebih humanis di dunia modern. Langkah cerdas, pembelajaran mitologi dari petualangan misi Percy yang notabene diambil dari cerita Perseus anak dari dewa Poseidon.

Semua makhluk mitologi seperti monster dan para dewa digambarkan lebih modern. Bagaimana Medusa (Jessica Parker Kennedy) dan Echidna (Suzanne Cryer) muncul, lalu para monster yang dikendalikan Echidna muncul dengan CGI cukup mewah. Pertarungan dengan seorang anak 14 tahun, terlihat lebih mematikan.

Percy Jackson and The Olympians (2023)
Camp Half-Blood – Percy Jackson and The Olympians (2023) | © Disney Plus

Tak hanya pada makhluk, latar tempat yang digunakan lebih dinamis dan proper. Terlebih pusat pelatihan anak-anak demigods. Dengan alat perang kuno, mereka masih bisa menampilkan keseruan misi Percy Jackson sepanjang 8 episode.

Secara keseluruhan, Percy Jackson and The Olympians sebagai pengingat kita sebagai pembaca bukunya, walaupun banyak karakter yang tidak sesuai. Petualangan mitologi melalui anak dewa, tidak terlalu buruk.

Logo Disney Plus


Percy Jackson And The Olympians – Series Info

Scroll to Top