Review Series – The Boys Season 4 (2024)

The Boys Season 4 Brutal, Gila, dan Tetap Jadi Hiburan Paling “Niat” di Dunia Superhero

Kalau kamu bosan dengan cerita superhero yang terlalu “bersih” dan penuh moral klise, The Boys Season 4 adalah jawaban yang tepat. Tayang di Prime Video, season terbaru ini kembali membawa kekacauan yang lebih brutal, lebih berani, dan tentunya lebih “gila” dari sebelumnya.

Di Season 4, konflik antara kelompok The Boys dan para supes semakin memanas. Dunia sudah tidak lagi bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Di tengah kekacauan itu, dua sosok utama yaitu Homelander dan Billy Butcher, kembali menjadi pusat dari segalanya.

The Boys Season 4 (2024)
The Boys Season 4 (2024) | © Prime Video

Melanjutkan kejadian dari season sebelumnya, dunia dalam The Boys kini semakin kacau. Homelander semakin kehilangan kendali, sementara Butcher menghadapi waktu yang semakin sempit dengan kondisi hidupnya yang tidak pasti.

Kelompok The Boys harus menghadapi ancaman yang jauh lebih besar, bukan hanya dari para supes, tetapi juga dari sistem yang sudah terlalu rusak untuk diperbaiki.

Di sisi lain, konflik personal antar karakter semakin dalam, membuat cerita tidak hanya soal pertempuran fisik, tetapi juga perang psikologis.

Non-Stop Swearing dan Gore yang Makin Gila
The Boys Season 4 (2024)
The Boys Season 4 (2024) | © Prime Video

Kalau ada satu hal yang langsung terasa dari Season 4, itu adalah “tidak ada rem”. Serial ini benar-benar full: kata-kata kasar tanpa filter, adegan kekerasan yang brutal, dan darah… banyak banget darah

Serius, ini bukan tontonan untuk yang gampang ilfeel. Setiap episode seperti mencoba mendorong batas sejauh mungkin, dan sering kali berhasil bikin penonton shock. Tapi di saat yang sama, justru itu yang jadi identitas kuat The Boys.

The Boys Season 4 (2024)
The Boys Season 4 (2024) | © Prime Video

Yang tak bisa dihindari season ini benar-benar dipenuhi dengan adegan berdarah. Mulai dari: pertarungan yang sadis, kematian yang nggak setengah-setengah, sampai momen yang bikin kita cuma bisa bilang, “ini serius?”

Tapi menariknya, kekerasan di sini bukan sekadar gimmick. Semua tetap terasa punya tujuan dalam cerita. Walaupun ya… tetap aja brutal banget.

Cerita yang Tetap Mudah Diikuti
The Boys Season 4 (2024)
The Boys Season 4 (2024) | © Prime Video

Meskipun penuh kekacauan, alur cerita Season 4 tetap cukup mudah diikuti. Ini salah satu kelebihan The Boys: plotnya kompleks tapi tidak membingungkan, konflik jelas, dan pacing-nya terjaga

Penonton tidak perlu berpikir terlalu keras untuk memahami arah cerita, tapi tetap dibuat penasaran di setiap episode.

Homelander dan Butcher tetap jadi tulang punggung. Dua karakter ini masih jadi highlight utama.

Homelander jadi semakin gila, semakin tidak terkendali, dan semakin menyeramkan Karakternya terasa semakin dalam, dengan sisi psikologis yang makin kompleks.

The Boys Season 4 (2024)
The Boys Season 4 (2024) | © Prime Video

Billy Butcher masih jadi anti-hero yang keras kepala, tapi kali ini lebih “manusia” dengan konflik personalnya.

Keduanya punya background yang kuat dan terus berkembang. Sayangnya, karakter lain terasa agak “biasa saja”.

Beberapa anggota The Boys maupun supes lain tidak mendapatkan perkembangan yang signifikan. Mereka tetap penting, tapi tidak sekuat dua karakter utama ini.

Solid Entertainment dari Awal Sampai Akhir
The Boys Season 4 (2024)
The Boys Season 4 (2024) | © Prime Video

Terlepas dari semua kekacauan dan kekurangannya, satu hal yang pasti; The Boys Season 4 tetap sangat menghibur.

Setiap episode punya momen shocking, adegan intens, dan twist yang bikin penasaran. Ini tipe series yang bikin kamu bilang, “satu episode lagi deh…” dan tiba-tiba udah tamat satu season.

Build-Up menuju Final Season. Yang paling terasa dari Season 4 adalah ini seperti “pemanasan besar” menuju akhir cerita. Banyak konflik yang mulai diarahkan ke klimaks besar di season berikutnya.

Dan jujur saja… nggak sabar nunggu final season-nya.

Logo Amazon Prime Video


The Boys – Season 4 – Movie Info

Scroll to Top